LPK Sakura Artha Bhuwana

Lembaga Pengirim Sakura Artha Bhuwana menyediakan program belajar dan bekerja di Jepang.
Sakura Artha Bhuwana Logo
Tentang Perusahaan

LPK Sakura Artha Bhuwana

Lembaga pengirim tenaga kerja ke Jepang yang didirikan pada 4 April 2013 di Denpasar, Bali. Lembaga ini didirikan oleh I NENGAH SUTA WIJAYA, S.E.

Lembaga Pengirim Sakura Artha Bhuwana menyediakan program belajar dan bekerja di Jepang. Melalui lembaga ini, peserta akan berangkat ke Jepang sebagai peserta pemagangan teknis, bekerja di berbagai industri Jepang sambil memperoleh keterampilan kerja.

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Nomor izin: 2/4701/HK.03.01/XII/2023)
Dinas Tenaga Kerja Kota Denpasar (Nomor izin: 563/65/DINSOSNAKER)

Program Pelatihan

Pelatihan Bahasa Jepang

Program pelatihan dasar Bahasa Jepang yang difokuskan pada kemampuan komunikasi sehari-hari, pemahaman budaya kerja Jepang, serta kesiapan bahasa untuk kebutuhan magang dan kerja di Jepang

Pelatihan Bahasa Jepang bidang Pertanian.

Pelatihan Bahasa Jepang khusus sektor pertanian yang mengajarkan kosakata teknis, instruksi kerja lapangan, keselamatan kerja, serta komunikasi efektif di lingkungan pertanian Jepang.

Persiapan JFT-Basic A2, JLPT N4, dan SSW (Tokutei Ginou).

Program persiapan ujian Bahasa Jepang yang dirancang untuk membantu peserta mencapai standar kelulusan JFT-Basic A2, JLPT N4, dan Tokutei Ginou (SSW) sebagai syarat bekerja secara resmi di Jepang.

Visi dan Misi

Visi

a. Menjadi lembaga pengirim unggulan yang memenuhi standar dan harapan masyarakat.

b. Mencetak lulusan yang taat beragama, disiplin, kreatif, profesional, memiliki pengetahuan ahli, dan berdaya saing internasional.

Misi

a. Menyediakan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar atau industri.

b. Terus berinovasi dalam program-produk unggulan terkait pengembangan fungsi organisasi Sakura Artha Bhuwana.

c. Meningkatkan sarana dan prasarana lembaga.

d. Mengoptimalkan kualitas manajemen, instruktur, dan kemampuan peserta untuk hasil yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.

e. Memperkuat kerja sama dengan pemangku kepentingan yang bertanggung jawab atas pelatihan dan lapangan kerja di masa depan.

f. Membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

g. Melaksanakan bimbingan kerja efektif agar siswa tumbuh optimal sesuai potensi diri dan kompetitif di bidang ahlinya.

Scroll to Top